Sejarah Fisioterapi di Bidang Medis

Sejarah Fisioterapi di Bidang Medis

Sejarah Fisioterapis di Bidang Medis – Sejarah Fisioterapi atau PT, juga dikenal sebagai terapi fisik atau kinesioterapi, adalah profesi kesehatan yang dipraktikkan oleh fisioterapis. Itu ada sejak ribuan tahun dan saat ini merupakan profesi kesehatan terbesar ketiga di dunia.

Awal Sejarah fisioterapi

Sejarah Fisioterapi di Bidang Medis

Menurut catatan tertentu sejarah fisioterapi (bergambar dan tertulis) yang ditemukan oleh sejarawan, perawatan terapi fisik seperti hidroterapi, pesan terapi dan latihan digunakan di negara-negara seperti India, Cina dan Yunani ribuan tahun yang lalu.

Sekitar 1000 SM, orang Tionghoa biasa melakukan latihan Cong Fu untuk memperbaiki posisi tubuh dan meningkatkan pernapasan. Orang India juga dikenal melakukan bentuk latihan dan pesan tertentu untuk mengobati radang sendi.

Sekitar 500 SM, di Yunani kuno, Herodicus, seorang dokter Yunani, menjelaskan tentang latihan yang dikenal sebagai Ars Gymnastica atau Seni Senam yang mencakup gulat, berjalan dan angkat berat untuk memperbaiki kondisi demam tertentu.

Pada 460 SM, Hippocrates, seorang dokter Yunani kuno yang secara tradisional dianggap sebagai bapak kedokteran, menekankan pada olahraga untuk meningkatkan kekuatan fisik. Pada tahun yang sama, di Yunani, Hector menggunakan hidroterapi (artinya terapi air). Selain itu, Aristoteles juga menganjurkan agar berkirim pesan dengan minyak dapat menghilangkan rasa lelah.

Sekitar 180 SM, Roma mengadopsi bentuk latihan yang dikenal sebagai senam untuk meningkatkan kekuatan fisik. Kemudian, pada abad kedua, Galen, seorang dokter terkenal, mengajarkan tentang melakukan latihan modern untuk meningkatkan kekuatan secara keseluruhan.

Baca Juga : Apa itu Fisioterapi?

Sejarah fisioterapi (1500-an hingga 1900-an)

Dari tahun 1500 hingga 1700, Sejarah Fisioterapi diperkenalkan dengan mempromosikan latihan, dan berbagai buku ditulis. Salah satu contohnya adalah Libro del Excerciso, yang ditulis oleh Jaen dan diterbitkan di Spanyol.

Pada tahun 1723, Nicholas Andry, seorang Profesor di Fakultas Kedokteran di Paris, menemukan fakta bahwa berolahraga dapat membantu pembentukan otot, terutama pada lengan dan kaki.

Pada tahun 1813, Per Henrik Ling, seorang penyair Swedia, memperkenalkan PT yang sebenarnya kepada dunia. Dia merevolusi area PT dengan memperkenalkan latihan, yang dikenal sebagai latihan Swedia, dan karyanya dikenal sebagai gerakan Swedia.

Kemudian diperluas ke Amerika dan Eropa. Ling memperkenalkan teknik tertentu, yang diadopsi dari seni bela diri Cina, yang dikenal sebagai Tunia. Teknik-teknik ini kemudian populer disebut sebagai pijat Swedia. Pada tahun 1860, George H. Taylor memperkenalkan teknik pijat ini di Amerika.

Metode Ling dalam mengobati berbagai kondisi fisik sangat efektif; tapi, itu menuntut kebutuhan seorang pesenam. Untuk mengatasi masalah ini, pada tahun 1864, Gustav Zander, seorang dokter Swedia, menemukan mesin latihan untuk membantu pasien dalam melakukan latihan. Pada tahun 1894, sekelompok empat perawat di Inggris membentuk Charted Society of Physiotherapy.

Riwayat fisioterapi (1900-2000an)

Pada sejarah fisioterapi tahun 1913, ‘Sekolah Fisioterapi’ didirikan di Universitas Otago di Selandia Baru, dan selama 1914, Reed College didirikan di Portland di Amerika Serikat untuk mendidik tentang ‘pembantu pemulihan’.

Selama Perang Dunia Pertama pada tahun 1917, Amerika menggunakan mesin Zander dan gerakan Swedia Ling untuk merawat tentara yang terluka. Saat itu, PT dikenal sebagai “mekanoterapi” dan mesin Zander digunakan di ruangan khusus.

Pada tahun 1920, wabah polio menyebabkan kebutuhan yang lebih besar untuk improvisasi teknik yang ada PT.

Pada tahun 1921, perbaikan yang signifikan terjadi di area PT. Sebuah makalah penelitian tentang terapi ini diterbitkan dalam review PT. Pada saat yang sama, Mary McMillan, juga dikenal sebagai ‘Ibu Terapi Fisik’, merevolusi area PT dengan mendirikan “Asosiasi Terapi Fisik Wanita Amerika”, yang saat ini dikenal sebagai “Asosiasi Terapi Fisik Amerika (APTA)”. Dia juga berkontribusi secara signifikan dalam ‘layanan pembantu rekonstruksi’.

Selama Perang Dunia Kedua (1935-1945), klinik PT khusus didirikan untuk merawat tentara yang terluka. Oleh karena itu, baru pada saat itulah pentingnya PT sebagai terapi pengobatan khusus menjadi menonjol.

Pada awal 1950, PT dilakukan di rumah sakit saja; namun, baru pada akhir 1950 PT dipraktekkan di luar rumah sakit. Pada tahun 1974, APTA membentuk divisi khusus yang dikenal sebagai Bagian Ortopedi untuk para terapis yang berspesialisasi dalam ortopedi PT.

Pada tahun 1974, ‘Federasi Internasional Terapi Manipulatif Ortopedi’ didirikan.

Pada tahun 1980, karena munculnya komputer di industri kesehatan, perangkat, seperti stimulator listrik, diperkenalkan untuk melakukan PT. Selama dua dekade terakhir, kemajuan eksponensial di bidang PT dan teknik khusus seperti neurologi kulit fisik kardiopulmoner dan terapi olahraga (direkomendasikan oleh APTA) telah merevolusi area PT.

Selama perjalanan sejarah fisioterapi telah tumbuh dalam popularitas dan penerimaan. Ini telah berkembang menjadi bidang khusus yang membantu membantu banyak pasien memperbaiki berbagai kondisi fisik.

Dan ini adalah perjalanan sejarah fisioterapi yang bisa anda gunakan sebagai perawatan untuk saat ini. Terima kasih untuk anda yang sudah membaca artikel ini megenai fisioterapi. Semoga artikel ini bisa berguna untuk anda dan bisa menambah wawasan anda lagi.


Leave a Reply

Your email address will not be published.